Tranformasi Budaya 2018 | Blog

25 April

Tranformasi Budaya 2018

Budaya Kerja merupakan falsafah yang didasari oleh pandangan hidup sebagai nilai-nilai yang menjadi sifat, kebiasaan dan kekuatan pendorong, membudaya dalam suatu kelompok masyarakat/organisasi, kemudian tercermin dari sikap menjadi perilaku, kepercayaan, cita-cita, pendapat, dan tindakan. warna budaya kerja berupa produktivitas, yang tercermin dalam perilaku kerja (kerja keras, ulet, disiplin, tanggung jawab, dll). Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 39 Tahun 2012 tentang Pedoman Pengembangan Budaya Kerja menyebutkan bahwa, dalam grand design reformasi birokrasi 2010-2025 harapannya Indonesia berada pada tahapan yang bergerak menuju Negara maju yang mewujudkan pemerintahan kelas dunia, yaitu pemerintahan yang professional, berintegritas tinggi yang mampu menyelenggarakan pelayanan prima. Karena itu diperlukan suatu paradigma perubahan yang memungkinkan ditemukannya terobosan atau pemikiran baru diluar kebiasaan/rutinitas, perubahan pola pikir dan  budaya kerja.

Transformasi Budaya kerja yaitu melakukan perubahan pola pikir  dan budaya kerja lama yang telah tertanam dan berakar kuat menjadi aparatur yang berintegritas, produktif, berkinerja dan berkepribadian tinggi.

Untuk mewujudkan perubahan budaya kerja kearah yang lebih baik tersebut Diperlukan tekad yang kuat, upaya yang tepat, evaluasi secara terus menerus dan harus berjalan secara terencana, terstruktur, komprehensif, berkelanjutan serta membutuhkan komitmen serta kedisiplinan yang luar biasa, sumber daya yang besar dan waktu yang panjang. Urgensi perubahan budaya kerja kreatif dan inovatif di lingkungan BBKPM Bandung merupakan pelaksanaan amanat dari visi misi BBKPM Bandung yang tertuang dalam renstra 2014-2019 ini tampaknya sangat penting untuk dapat segera di diwujudkan/terapkan di BBKPM Bandung mengingat tuntutan/harapan masyarakat yang semakin tinggi akan kualitas pelayanan, perkembangan penyakit, perkembangan teknologi dan  ilmu pengetahuan serta persaingan global.

Kegiatan Transformasi budaya kerja BBKPM Bandung diikuti oleh 148 pegawai di Bandung, unit fungsional Cianjur dan Garut, yang diberangkatkan dalam 2 gelombang. Tempat kegiatan di Patra Comfort Anyer, Jalan Raya Karang Bolong, Tambang Ayang, Anyer, Bandulu, Anyar, Serang, Banten 42166 dan Lembah Hijau Bandulu, Jl. Raya Anyer Karang Bolong KM 135, Bandulu, Anyar, Anyer, Banten 42166. Waktu pelaksanaan tanggal 6 sd 8 April 2018 untuk GelombanI dan tanggal 13 sd 15 April untuk gelombang II.

Pelaksanaan kegiatannya dibagi dalam 4 sesi, yaitu:

1.        Kegiatan Transformasi Budaya I adalah team building dengan tema Transforming, dilaksanakan dan dipandu fasilitator Lembah Hijau Bandulu.

Media yang dipakai adalah simulasi permainan yang memiliki relevansi dengan kompetensi yang dibutuhkan. Program ini dibagi dalam empat tahap dimana peserta dituntut untuk menghadapi adanya kompetensi atau value dalam dunia kerja baik dalam kelompok kecil maupun kelompok besar, sbb:

a.       Tahap pertama atau tahap adaptasi, diisi dengan ice breaking tujuannya untuk saling mengenal karakter masing-masing peserta, mengetahui keterampilan dan pengetahuan dari masing-masing personal. (metode experiential learning)

b.      Tahap kedua pembentukkan kelompok, dimana masing-masing kelompok diberikan penugasan dan dikompetisikan. Setiap penugasan yang diberikan dituntut kerjasama tim, kekompakan, konsentrasi tinggi,  kemampuan menerima dan melaksanakan instruksi yang diberikan, kecepatan dan ketepatan kerja, komunikasi, emphaty, kreatifitas, loyalitas, saling percaya,  menjaga keselamatan dan kesehatan kerja dan betapa besarnya peran kita untuk mensukseskan  kelompoknya dengan target hasil dan target waktu yang ditentukan. (metode penugasan kelompok; empathy ball, home alone, titian balok, mission order dan UFO, titian bamboo, ring trans, moving ball, tangga air, eskalator bambu dll)

c.       Tahap ketiga observasi, dimana semua istruktur/fasilitator memberikan arahan/penugasan dan mengawasi bagaimana setiap peserta kelompok dan individunya menyelesaikan setiap penugasan sesuai dengan SOP, alur dan aturan yang berlaku.

d.      Tahap keempat final project, menggambarkan bagaimana pentingnya menjalin kerjasama baik internal (di dalam kelompoknya) ataupun eksternal (di luar kelompoknya) untuk mencapai target dan sasaran yang telah ditentukan dalam waktu tertentu.

2.      Kegiatan Transformasi Budaya II adalah sesi pemberian motivasi yang disampaikan oleh Motivator Deny Nur Alam, ST, CELT, CHM, CLT, CTC, yang membahas tentang:

a.         Menumbuhkan rasa Emphaty, dimana peserta digiring untuk turut larut dalam perasaan orang lain baik suka maupun duka, seolah-olah mengalami apa yang dirasakan oleh orang lain baik yang dilihat melalui pandangan, didengar oleh telinganya maupun dirasakan oleh hatinya dan Empati ini merupakan kelanjutan/perasaan lebih dalam dari sikap simpati.

b.         Menumbuhkan kreatifitas dan inovasi,  dimana untuk kreatifitas peserta digiring untuk dapat berkreasi dengan memberikan pemikiran atau ide-ide atau konsep baru untuk kemajuan BBKPM Bandung dan inovasi dimana peserta diharapkan dapat mewujudkan secara nyata pemikiran/ide/konsep baru tersebut tersebut dan atau  mengubah/memperbaharui kegiatan yang sudah ada untuk menemukan/mendapatkan mutu dan kualitas yang lebih tinggi dan lebih baik

c.         Perubahan harus dimulai dari diri sendiri dan dimulai dari hal yang kecil. Sekecil apapun peran/kontribusi kita akan mendongkrak perubahan  yang sangat besar untuk institusi. Dan dikatakan  “ Jadilah versi terbaik diri anda karena anda tidak akan bisa menjadi versi terbaik orang lain”.

d.         Siap Menghadapai tantangan baik dari kemajuan ilmu dan teknologi, tuntutan konsumen/masyarakat serta dari persaingan pemberi pelayanan yang ada di sekitarnya kita. Jika pesaing disekitar kita  berlari memberikan yang pelayanan yang terbaik maka kita harus ikut berlari agar dapat mengimbanginya atau bahkan melebihinya.

e.         Menggali lebih dalam motivasi bekerja di BBKPM Bandung apakah karena cinta, ibadah, karena uang atau karena yang lainnya. Apa harapan pada institusi tempat kita bekerja, potensi apa yang telah dan dapat kita berikan untuk institusi agar harapan kita terwujud dan seberapa besar loyalitas kita kepada institusi.

f.          Syukuri selalu posisi kita sekarang, karena boleh jadi sekecil apapun posisi kita di BBKPM Bandung, itu merupakan posisi impian dari banyak orang yang belum diberi kesempatan untuk bekerja. Berikut kutipannya “ Sesungguhnya Allah suka kepada hamba yang berkarya dan terampil. Barang siapa bersusah payah mencari nafkah untuk keluarganya, dia serupa dengan seseorang mujahid di jalan Allah azza Wajalla” dan “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa-apa yang ada pada diri mereka” QS 13:11.

  1. Kegiatan Transformasi Budaya Kerja ke III, yaitu sesi evaluasi. Dimana dibahas apa yang telah lakukan di sesi I dan II, mengambil inti dan maksud di setiap kegiatan, serta memberikan reward terhadap hasil kerjakeras dan perjuangan kelompok dan orang-orang yang telah berkompetisi dengan baik.

Disamping itu kita mencoba menggali/membangkitkan kembali apa yang menjadi motivasi pegawai bekerja di BBKPM Bandung, apa harapannya terhadap institusi (BBKPM Bandung), apa yang akan dilakukan untuk mencapai harapan yang diinginkan dan berkomitmen untuk berubah yang dimulai dari sendiri kearah yang lebih baik. BBKPM Bandung menyadari betapa pentingnya perubahan pola pikir dan budaya kerja  Seiring dengan semakin berkembang dan majunya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, maka budaya kerja tidak hanya sebatas menjalankan rutinitas organisasi belaka namun sangat diperlukan  budaya kerja kreatif dan inovatif dalam mewujudkan visi misi organisasi.

Berikut beberapa komitmen yang akan ditingkatkan oleh peserta setelah kegiatan transformasi Budaya kerja:

a.       Bekerja giat, disiplin, profesional dan rajin sesuai dengan SPO dan aturan yang berlaku

b.      Menyegerakan pekerjaan, sedikit bicara banyak bekerja,  Lebih berkonsentrasi/ fokus dalam bekerja

c.       Tidak Lebay, Tidak gampang stress, tidak gampang terbawa perasaan/moody

d.      Berpikir positif disetiap keadaan

e.       Menjalin komunikasi yang baik dengan atasan, setara atau bawahan

f.        Bersikap lebih ramah, lebih sabar

g.      Meningkatkan ilmu dan pengetahuan sesuai dengan kebutuhan/perkembangan pelayanan, ilmu dan teknologi baik secara mandiri atau adanya penugasan

h.      Menjalankan tugas yang dipercayakan dengan penuh tanggungjawab

i.        Memberikan pelayanan yang terbaik di mulai dari diri sendiri, dengan kelompok/tim untuk pelanggan internal maupun eksternal.

j.        Menjaga kesehatan dan keselamatan dalam bekerja.

k.      Membantu promosi pelayanan di BBKPM Bandung

l.        Bersama-sama menjaga kualitas, meningkatkan pendapatan sesuai traget, mencapai visi dan misi.

m.    Datang dan pulang tepat waktu

n.      Mempererat persaudaraan

o.      Pembinaan rohani pegawai

p.      Menumbuhkan rasa percaya diri

q.      Mentransfer perilaku yang baik dan membuang perilaku yang jelek

r.        dll

  1. Kegiatan Transformasi budaya ke IV adalah relaksasi yaitu suatu kegiatan yang digunakan untuk melepas ketegangan atau kelelahan dengan kegiatan fun game

 

Dengan kegiatan transformasi budaya kerja ini semoga setiap pegawai BBKPM Bandung, Unit fungsional Garut dan Cianjur dapat berkomitmen untuk mengubah sikap dan juga perilaku yang dimulai dari diri sendiri agar dapat meningkatkan produktivitas kerja untuk menghadapi berbagai tantangan di masa kini dan yang akan datang. sesuai dengan perkembangan Ilmu dan Teknologi kesehatan.

 

Ketua Panitia Transformasi Budaya Kerja tahun 2018



Rita Sri Rahayu, S.Si, MKM

Posted by Administrator Posted on April 25, 2018