BIMBINGAN TEKNIS KESEHATAN PARU PROGRAM BINA WILAYAH BBKPM BANDUNG KE PROVINSI RIAU TEMA : TATALAKSA | Blog

22 January

BIMBINGAN TEKNIS KESEHATAN PARU PROGRAM BINA WILAYAH BBKPM BANDUNG KE PROVINSI RIAU TEMA : TATALAKSA

BBKPM Bandung sebagai Pusat rujukan kesehatan paru berperan serta dalam mengatasi masalah kesehatan paru di wilayah kerja. Berkaitan dengan hal tersebut dilakukan pembinaan wilayah dengan terlebih dahulu melaksanakan audiensi kesehatan paru ke Dinas Kesehatan Provinsi Riau yang dilaksanakan pada tanggal 26 Juli 2017. Kemudian ditindak lanjuti dengan kegiatan bimbingan teknis yang dilaksanakan tanggal 20 Februari 2018. Provinsi Riau merupakan salah satu dari 13 Provinsi wilayah kerja BBKPM Bandung sesuai PMK RI No. 2354/MENKES/PER/XI/2011 Tentang Perubahan atas Peraaturan Menteri Kesehatan no. 532/MENKES/PER/IV/2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat.

            Tema yang diusung dalam kegiatan bimtek sejalan dengan tema hari TBC sedunia tahun 2017 adalah “Gerakan Masyarakat Menuju Indonesia Bebas TBC” melalui Aksi Temukan Tuberkulosis Obati Sampai Sembuh (TOSS) di keluarga” yang maknanya adalah:

1. Gerakan masyarakat melakukan suatu langkah, tindakan, perilaku, intervensi, kegiatan secara aktif dan massif, yang dilakukan bersama-sama di seluruh lapisan masyarakat dalam rangka meningkatkan kesadaran terkait penanggulangan TBC, menemukan kasus sejak dini dan mendorong pasien TBC berobat sampai sembuh.

2. Menuju Indonesia bebas TBC, untuk satu tujuan yaitu Indonesia bebas TBC 2035.

            Peserta bimtek terdiri dari Dokter dan pemegang program TBC yang bertugas di Rumah Sakit, Puskesmas, Balai Pengobatan, Klinik Swasta, Dokter Praktek Swasta, dan Dinas Kesehatan.

Kegiatan dilaksanakan selama satu hari efektif, diawali dengan pre test, Pembukaan, penyampaian materi : 

1. Gambaran Penyakit TBC di Lingkungan Dinkes Provinsi Riau (Dwi Sri Rahayu, S.KM)

2. Penanggulangan  TBC dan studi kasus (dr. Arief Budi S.)

3. TBC-MDR (dr. Edi Sampurno, Sp.P., MM, FISR)

4. TBC-Komorbid (dr. Mirza Purwitasari, SpP)

5. TBC-Anak (dr. Yani Dewi S., Sp.A, M Kes)

6. Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat (dr. Dahlia Qadarsih)

Posted by Humas Posted on January 22, 2019