MULAI HIDUP SEHATMU DENGAN TIPS MANDJA | Blog

13 March

MULAI HIDUP SEHATMU DENGAN TIPS MANDJA

Untuk memenuhi harapan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang diprakarsai oleh Presiden RI Joko Widodo , meskipun telah diimplementasikan  dalam tema pada  peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-54, yang menggunakan tema “Aku Cinta Sehat”, dan subtema “Ayo Hidup Sehat  Mulai  Dari Kita”, tentunya bukan hanya sebatas seremonial saja. Keberhasilan gerakan tersebut sangat bergantung  kepada   kesadaran  individu  untuk  memulai  gaya  hidup sehat.   Mengapa?

Karena masyarakat terdiri dari banyak individu yang saling berinteraksi dan memiliki ikatan satu sama lain. Tentu saja jika individunya memiliki gaya hidup sehat, maka sehatlah kehidupan masyarakat.

 

Lantas, bagaimana cara memulai hidup sehat dari diri sendiri? Agar mudah diingat, penulis meringkasnya dengan tips MANDJA berikut;

 

1.        Mindset

Pernahkah kita mendapati orang yang menginginkan sesuatu namun sikap dan perilakunya bertolak belakang dengan keinginannya? Pernah ya. Misal keyakinan sadar kita mengatakan bahwa merokok itu berbahaya bagi kesehatan, namun sulit untuk berhenti merokok. Mengapa ini terjadi? Perlu diketahui  gaess,  sikap seperti  ini bukan disebabkan karena bedegong*, tetapi karena keinginan  sadar  kalah  dengan keyakinan bawahsadar.

 

Bisa jadi, secara tidak sengaja, keyakinan-keyakinan itu masuk ke dalam keyakinan bawah sadar dan menetap di sana sebagai pola pikir atau mindset. Sejak  kecil  mereka menyaksikan orang-orang terdekatnya; ayah, guru, tokoh masyarakat juga menjadi perokok, sehingga terpatri keyakinan bawah sadar bahwa merokok tidak berbahaya bagikesehatan.

 

Dalam training ESQ Way 165 yang diselenggarakan  oleh  BBKPM  Bandung  tanggal 3-4 November 2018, dijelaskan bahwa manusia memiliki 3  aspek  kecerdasan yaitu kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual. Dari ke 3 aspek tersebut, kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual memiliki porsi sekitar 90%, sementara kecerdasan intelektual hanya memiliki porsi sekitar 10%. Mindset termasuk ke dalam porsi yang 90%, maka langkah pertama untuk mulai hidup sehat adalah dengan mengubah mindset melalui pendekatan emosional dan spiritual. Tanamkan secara berulang bahwa kesehatan  kita  berdampak positif bukan hanya untuk diri sendiri, namun juga untuk lingkungan terdekat; pasangan hidup, anak, saudara, teman,pekerjaan.

 

2.        Asupan Gizi Seimbang

Asupan gizi seimbang artinya makanan yang dikonsumsi tidak asal enak dan asal kenyang, tapi makanan yang dikonsumsi mengandung lemak dan karbohidrat penghasil energi, protein pembangun tubuh serta vitamin dan mineral pelindung, termasuk minum air putih sedikitnya 8 gelas atau 2 liter perhari.

Salah satu kebiasaaan makan yang harus dihindari adalah kebiasaan makan junk  food. Seperti dikutip dari Popbela, Chef Steby Rafael seorang Healthy Food Specialist, junk food bisa dikatakan sebagai makanan yang menyenangkan tetapi tanpa nutrisi. Junk food dianggap berbahaya karena memiliki kadar lemak  dan  garam yang sangat tinggi, karena biasanya sudah digoreng atau dipanaskan berkali- kali. Contoh junk food di antaranya mie instan, hamburger, pizza, hot dog dan kentanggoreng.

 

3.        NoSmoking

No smoking, berhenti merokok tidak semudah membalikkan telapak tangan. Butuh kemauan dan tekad yang kuat agar berhasil. Maka langkah pertama adalah  tips nomor 1, ubah mindset. Tanamkan ke keyakinan bawah sadar bahwa merokok tidak memberikan manfaat apa pun, karena sebatang rokok mengandung lebih dari 4000 bahan kimia yang dapat memicu berbagai gangguan kesehatan. Yakinlah, tidak ada kata mustahil, jadikan kehidupanmu lebih berkualitas dengan menjalaninya tanpa rokok. Kamu pasti bisagaess!

 

4.        Disiplin

Tak ada kesuksesan tanpa disiplin. Demikian juga jika  ingin  hidup  sehat, dibutuhkan kedisiplinan untuk taat dan patuh terhadap nilai-nilai yang dipercayai untuk hidup sehat dan lebihberkualitas.

 

5.        Jalan-Jalan atauLiburan

Studi yang dilakukan oleh Cornell University mengungkapkan bahwa kebahagiaan yang dirasakan seseorang akan meningkat menjelang datangnya  waktu  liburan.  Studi tersebut bahkan menunjukkan bahwa kebahagiaan dari traveling ini lebih kuat daripada perasaan bahagia ketika membeli suatubarang.

 

Gak punya uang buat jalan-jalan? Jangan kuatir gaess, kita hanya perlu sedikit tips hemat ala backpacker, diantaranya: pilih destinasi wisata yang tidak  jauh  dari rumah, bawa air minum dan makanan sendiri dari rumah, hindari membeli banyak makanan atau pernak-pernik di tempatwisata.

6.        AktifitasFisik

World Health Organization (WHO) mendefinisikan aktifitas fisik sebagai gerakan tubuh yang dihasilkan oleh otot rangka  yang  membutuhkan  pengeluaran  energi. Jadi aktifitas fisik tidak terbatas pada olah raga, tapi termasuk kegiatan lain yang melibatkan gerakan tubuh seperti berjalan kaki, kegiatan menyapu, mengepel lantai, mencuci pakaian atau berkebun. Data dari WHO menyatakan bahwa faktor resiko utama keempat dari angka kematian global disebabkan kurangnya aktivitas fisik. Aktivitas fisik minimal 30 menit sehari yang dilakukan dengan teratur dapat mengurangi resiko penyakit; kardiovaskular, diabetes, usus besar, kanker payudara, depresi. Yuk gaess, mulai hidup sehat dari diri sendiri.  Sehatkan  tubuh  kita, sehatkanIndonesia!

 

***

 

 

*Bedegong (bahasa Sunda) = angkuh, sombong

Gambar dibuat penulis memakai aplikasi online via www.canva.com

 

 

Referensi :

 

1)       http://www.depkes.go.id/resources/download/info- terkini/PANDUAN%20HKN%20ke-54%20tahun%202018.pdf. Diakses tanggal 06/11/2018

2)       https://www.popbela.com/beauty/health/bela3/beda-junk-food-dan-fast-food/full. Diakses tanggal06/11/2018

3)       http://krjogja.com/web/news/read/78943/Jalan_Jalan_Ternyata_Bermanfaat_bagi_Kesehatan_Mental. Diakses tanggal07/11/2018

4)       http://citasehat.org/mengapa-aktivitas-fisik-itu-penting/Diakses tanggal 07/11/2018

 

 

Penulis : Anton Kholiluddin

Posted by Humas Posted on March 13, 2019