SEHATKAN JIWA, SEHATKAN RAGA | Blog

27 March

SEHATKAN JIWA, SEHATKAN RAGA

SEHATKAN JIWA, SEHATKAN RAGA

Oleh : Ratih Wiharni

Pernahkan Anda mendengar ungkapan ‘Men’s Sana In Corpore Sano (di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat)”?  Rasanya setiap orang pernah mendengar ungkapan itu. Bahkan ungkapan  tersebut sering digunakan dalam olahraga dan kesehatan. Ternyata ungkapan itu memiliki makna yang penting. Ungkapan tersebut menggambarkan bagaimana tubuh menjadi satukesatuan yang utuh. Saat kita menginginkan jiwa yang sehat maka kita pun harus memiliki tubuh yang sehat. Pun begitu, jika kita menginginkan tubuh yang sehat maka kita harus memiliki jiwa yang sehat.

Bagi sebagian orang sehat bisa diartikan saat keadaan fisik atau raga dalam keadaan baik-baik saja dan tidak sakit. Kita bisa beraktifitas tanpa terganggu, bisa bekerja dan bergerak bebas ke sana kemari.

Tanpa kita sadari,  kadang kita bisa merasa baik-baik saja secara fisik. Tidak ada luka,  memar atau tidak ada masalah lainnya yang terlihat secara fisik. Kita terlihat sehat bahkan masih bisa tersenyum dan tertawa. Tapi  lupa bahwa jiwa kita sedang dalam keadaan yang tidak baik. Contoh kecil, saat seseorang bertanya kabar, bisa jadi kita menjawab baik. Padahal kita sedang dalam keadaan stress dan tertekan karena masalah pekerjaan atau masalah rumah tangga misalnya. Kata baik yang kita lontarkan menjadi sebuah gambaran yang mengatakan keadaan fisik kita saat itu. Padahal bisa jadi secara fisik kita tampak baik tapi jiwa kita belum tentu dalam keadaan baik.

Lalu sebenarnya mana yang lebih penting? Kesehatan Jiwa? Ataukah kesehatan Raga?

Keduanya tentu menjadi sangat penting bagi kita. Karena fungsi jiwa dan raga tidak dapat dijelaskan secara terpisah. Keduanya menjadi sistem yang menyatu, berbeda tapi saling melengkapi.


Sayangnya masyarakat masih banyak yang belum menyadari bagaimana kesehatan jiwa menjadi sama pentingnya dengan kesehatan raga. Saat Medical Cek Up(MCU) karyawan saja, masih jarang rasanya kesehatan jiwa menjadi bagian dari pemeriksaan. Pada umumnyaMCU yang dilakukan sebuah perusahaan hanya menyertakan pemeriksaan fisik ke dalam bagian pemeriksaan. Padahal jika kita ingin mengacu kembali pada ungkapan  Men’s Sana IncorporeSano, dan hubungan antara jiwa dan raga yang tidak bisa dipisahkan, maka bisa jadi kita telah menyalah artikan ungkapan tersebut. Seringkali kita tidak menyadari bahwa kesehatan jiwa sama pentingnya dengan kesehatan raga.

Padahal pemahaman  tentang  keseimbangan antara kesehatan jiwa dan raga ini  penting untuk diterapkan ke dalam kehidupan sehari-hari terutama bagi para pekerja atau karyawan. Ragam pekerjaan yang ada di Indonesia memiliki resiko tersendiri yang dapat mengganggu kesehatan jiwa pekerjanya. Mulai dari hubungan atasan dan bawahan, hubungan antara sesama pekerja, bahkan lingkungan kerja pun dapat berpengaruh terhadap kesehatan jiwa para pekerjanya. Perjalanan dari rumah ke tempat kerjajuga bisa menjadi salah satu faktor resiko yang mengancam kesehatan jiwa seseorang.

Contoh kecil saja, jalanan macet dan udara yang panas lebih meningkatkan resiko bagi seorang pekerja untuk mengalami gangguan kesehatan jiwa. Terdengar sepele, namun keadaan jalanan yang tidak kondusif yang harus dilalui setiap harinya menuju tempat kerja bisa jadi menjadi salah satu penyebab stress dan tekanan bagi seseorang.

Lalu apa saja hal yang bisa kita lakukan untuk kesehatan jiwa dan raga kita?

Berikut ini beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk mempunyai jiwa dan raga yang sehat, diantaranya adalah :

·             Berolahraga secara rutin dan teratur

Berolahragalah secara rutin dan teratur. Berbagai penelitian mengungkapkan bahwa aktivitas sehat itu mampu menurunkan kadar hormon kortisol, yang merupakan hormon pemicu stres. Selain tentu saja mampu menyehatkan raga.

·            Cukup istirahat

Istirahatkan jiwa dan raga dengan tidur malam selama minimal 8 jam sehari.Hal ini membantu tubuh memperbaiki sel-sel yang rusak dan membuat aliran darah menjadi lebih lancar sehingga otak menjadi lebih relaks.

·            Selalu berpikiran positif

Ubah pikiran untuk selalu berpikir hal positif agar tidak mudah terjadi stressdan tekanan pada jiwa kita.

·            Konsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang

 Asupan gizi yang dikonsumsi berpengaruh terhadap kesehatan raga. Karena itu, agar  kesehatan raga optimal, Anda dianjurkan untuk mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang, yang sebagian besarnya terdiri dari sayur dan buah-buahan.

·            Berjalan-jalan ke alam

 

Hal  ini menjadi cara efektif menyehatkan jiwa dan raga. Dekatkanlah diri pada alam. Rasakan bagaimana sejuknya udara pegunungan, segarnya air sungai dan hembusan angin di dedaunan maka damai dan tentram bisa kita rasakan.Saat bisamerasakan bahagia, damai dan tentram maka jiwa akan sehat, Saat kita memiliki jiwa yang sehat maka bukan tidak mungkin kita akan menularkan banyak kebahagiaan bagi orang-orang di sekitar kita.

Maka,mari sehatkan jiwa dan raga kita. Dimulai dari dirisendiri. Karena, jika bukan diri kita siapalagi yang akan memulainya.

 

Sumber :

 

Yayasanpulih.org/2018/01/Mengelola Kesehatan Jiwa dan Raga Agar Tetap Sehat

Diunduh pada tanggal 5 November 2018

www.sahabatnestle.co.id/Tips Menjaga Keseimbangan Kesehatan Jiwa dan raga

diunduh pada tanggal 5 November 2018

www.cnnindonesia.com/Cara Mudah Menjaga Kesehatan Mental

diunduh pada tanggal 5 November 2018

cantik.tempo.co/read/863917/Makna Istilah Mens Sana In Corpore Sano

diunduh pada tanggal 7 November 2018

infosehat000.blogspot.com/2016/9/Makanan Sehat dan Bergizi.html

www.naturalmentesana.it/posturale/natural health

 

 

Posted by Humas Posted on March 27, 2019