ZAT GIZI MAKANAN SUMBER SUPLEMEN KESEHATAN UNTUK MEMELIHARA DAYA TAHAN TUBUH DALAM MENGHADAPI COVI | Blog

07 January

ZAT GIZI MAKANAN SUMBER SUPLEMEN KESEHATAN UNTUK MEMELIHARA DAYA TAHAN TUBUH DALAM MENGHADAPI COVI

ZAT GIZI MAKANAN SUMBER SUPLEMEN KESEHATAN

UNTUK MEMELIHARA DAYA TAHAN TUBUH

DALAM MENGHADAPI COVID-19

 

R. Lela Nurulhuda, SST

Instalasi Gizi BBKPM Bandung

 

 

Upaya untuk menjaga daya tahan tubuh sehat dilakukan melalui konsumsi makanan bergizi dan seimbang, istirahat cukup, olahraga/aktivitas fisik teratur dan paparan cukup sinar matahari. Bila diperlukan dapat menggunakan Suplemen Kesehatan untuk membantu memelihara daya tahan tubuh.

Suplemen Kesehatan (SK) adalah “Produk yang dimaksudkan untuk melengkapi kebutuhan zat gizi, memelihara, meningkatkan dan/atau memperbaiki fungsi kesehatan, mempunyai nilai gizi dan/atau efek fisiologis, mengandung satu atau lebih bahan berupa vitamin, mineral, asam amino dan/atau bahan lain bukan tumbuhan yang dapat dikombinasi dengan tumbuhan”

Penggunaan SK tidak untuk mengobati/ menggantikan obat yang digunakan dalam menyembuhkan suatu penyakit.

Penggunaan SK tidak bertujuan untuk menggantikan makanan sehari-hari.

SK yang mengandung vitamin dapat melengkapi dan memperbaiki kekurangan vitamin tersebut dalam suatu kondisi tertentu, sehingga sistem imun dapat berfungsi optimal dalam kondisi tersebut.

Penggunaan SK lebih ke arah memenuhi dan melengkapi kebutuhan sehingga membantu agar tubuh pulih dari kondisi penyakit tertentu. Konsultasi dengan dokter untuk penggunaan suplemen kesehatan yang tepat. Sampai saat ini belum ada penelitian yang mendukung penggunaan suplemen kesehatan untuk secara spesifik mencegah COVID-19. Mematuhi anjuran Pemerintah untuk melakukan social/physical distancing dan memelihara daya tahan tubuh sehat diharapkan dapat memutus penyebaran COVID-19.

Ketika sistem imun atau daya tahan tubuh tidak berfungsi dengan baik maka tubuh dapat mengalami suatu penyakit hingga dapat menyebabkan kematian. Memiliki daya tahan tubuh yang baik adalah satu upaya dalam menghadapi COVID-19

 

Berikut ini merupakan Suplemen Kesehatan yang bisa didapat dari sumber bahan makanan alami

 

1.    Vitamin C

Vitamin C berkontribusi untuk daya tahan tubuh dengan mendukung berbagai fungsi seluler pada sistem kekebalan tubuh (innate immune dan adaptive immune).

 Vitamin C terakumulasi dalam sel fagosit (makrofag), seperti neutrofil, dan dapat meningkatkan kemotaksis, fagositosis, spesies oksigen reaktif, yang tujuannya untuk membunuh mikroba. Makrofag diperlukan untuk pembersihan neutrofil dari tempat infeksi, sehingga mengurangi jaringan nekrosis dan potensi kerusakan jaringan lebih lanjut.

  Vitamin C berkontribusi dalam menjaga integritas sel dengan melindungi sel terhadap spesies oksigen reaktif yang dihasilkan selama pernapasan dan pada respon peradangan.

 

 

Vitamin C secara alami terdapat dalam makanan sebagai berikut  Jeruk, pisang, tomat, paprika, kol, bunga kol, Blewah, kentang, bayam, kacang hijau.

 

Di Indonesia, batas maksimal penggunaan vitamin C sebagai suplemen kesehatan adalah 1000 mg/hari. Klaim yang disetujui adalah: Vitamin C (< 500 mg) - Suplementasi vitamin C - Membantu memenuhi kebutuhan vitamin C - Membantu pembentukan kolagen - Suplementasi vitamin C pada keadaan di mana kebutuhan vitamin C meningkat pada sariawan, pendarahan gusi, kondisi penyembuhan setelah sakit/operasi, serta bagi yang berusia lanjut 10 Vitamin C (500-1000) - Membantu memelihara daya tahan tubuh - Suplementasi vitamin C pada keadaan sariawan, pendarahan gusi, kondisi penyembuhan setelah sakit/operasi, serta bagi yang berusia lanjut, serta membantu pembentukan kolagen.

 

2.    Vitamin D

Vitamin D merupakan vitamin yang larut dalam lemak. Vitamin D diproduksi oleh tubuh ketika sinar matahari (ultraviolet) yang mengenai kulit memicu pebentukan vitamin D5. Vitamin D dalam suplemen biasanya dalam bentuk vitamin D2 (ergocalciferol) dan vitamin D3 (cholecalciferol).

 

Ap Vitamin D dapat diperoleh melalui 3 Sumber


1. Sinar Matahari Dibuat sendiri dari pro-vit D yang ada di kulit. Sebaiknya tubuh terkena paparan sinar matahari setiap hari selama 5–30 menit
2. Makanan : Vitamin D terkandung dalam salmon, tuna, minyak hati ikan, kuning telur, hati sapi, keju, dan jamur.
3. Suplemen Vitamin D

Bagaimana Vitamin D bekerja untuk meningkatkan Daya Tahan Tubuh
· Vitamin D diperlukan untuk menjaga kesehatan tulang, gigi, dan otot.
· Vitamin D berpengaruh pada proses pertumbuhan sel, fungsi neuromuskuler dan kekebalan tubuh
· Mengurangi peradangan. Aktivitas vitamin D dalam sistem daya tahan tubuh :
- Vitamin D dapat memodulasi respon imun bawaan dan adaptif.
- Studi observasi menunjukkan selalu ada hubungan antara rendahnya kadar vitamin D3 dalam darah dengan mudanya seseorang mengalami infeksi saluran napas
- Uji klinik menunjukkan manfaat vitamin D untuk mencegah infeksi saluran napas pada mereka yang kurang vitamin D

Bagaimana Keamanan Konsumsiitamin D?
             Mengkonsumsi suplemen vitamin D dalam jangka waktu yang lama atau mengkonsumsi vitamin D dengan dosis tinggi dapat menyebabkan terlalu banyak kalsium menumpuk di tubuh (hiperkalsemia) dan gangguan di ginjal sehingga terjadi penumpukan kalsium pada urin (hiperkalsiuria). Hal ini bisa melemahkan tulang dan merusak ginjal.

 

3.    Vitamin E

Vitamin E atau dikenal dengan alphatocopherol merupakan vitamin yang larut dalam lemak dengan aktivitas antioksidan, ditemukan secara alami dalam beberapa makanan, atau sebagai suplemen kesehatan.

 

 

Vitamin E secara alami terdapat dalam makanan, sebagai berikut2:

Tauge, Kuaci bunga matahari, minyak bunga matahari, minyak kacang tanah, minyak jagung, minyak kacang kedelai, minyak kelapa sawit, margarin.

 

 

Bagaimana vitamin E bekerja untuk daya tahan tubuh?

Aktivitas vitamin E dalam sistem daya tahan tubuh tidak lepas dari aktivitas antioksidannya.
Uji pada manusia dengan suplementasi vitamin E dosis tinggi, menunjukkan peningkatan proliferasi limfosit, meningkatkan produksi IL-2, dan menurunkan produksi IL-6. Namun, beberapa penelitian tidak menunjukkan, hal tersebut karena perbedaan dalam dosis vitamin E yang digunakan, kadar vitamin E dalam darah,

Tidak boleh dikonsumsi melebihi dosis yang telah ditetapkan (400 IU) kecuali dalam pengawasan dokter, karena dapat menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan, karena mungkin dapat ditimbun dalam tubuh.
Vitamin E memiliki potensi interaksi dengan beberapa obat/herbal yang bersifat antikoagulan atau antiplatelet misalnya warfarin, aspirin, Gingko biloba, bawang putih, ginseng; sehingga dapat meningkatkan resiko perdarahan

Di Indonesia, batas maksimal penggunaan vitamin E sebagai suplemen kesehatan adalah 400 IU/hari

4.    Mineral Zink

Zink (Zn) ada lah salah satutrace mineral atau mikronutrisi dari zatanorganik yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah sangat kecil untuk terlibat dalam beberapa fungsi fisiologis tubuh.
Defisiensi mineral zink dapat mengganggu kemampuan tubuh dalam pengaturan
penyimpanan vitamin A

Mineral zink dapat tercukupi dari asupan makanan harian seperti:

Tiram, Kepiting, Hati ayam, Daging Sapi, Kuning telur, Keju.

 

 

Apabila kebutuhan mineral ini tidak tercukupi dari asupan makanan, dapat ditambahkan dengan menggunakan suplemen kesehatan yang mengandung zink.

Zink sangat dibutuhkan dalam metabolisme tubuh karena memiliki peran:
a. Sebagai kofaktor penting bagi beberapa jenis enzim yang digunakan untuk proses sintesa tubuh seperti sintesa protein.

b. Terlibat dalam proses pengaturan gen dalam tubuh manusia (pembentukan DNA
pertumbuhan & perkembangan sel).
c. Sebagai komponen penting dalam kelenjar timus yang ada pada anak . Fungsi utama kelenjar timus pada anak adalah memproduksi sel lekosit (limfosit T). Limfosit T adalah sel yang berperan penting dalam sistem daya tahan tubuh. Manusia dewasa tidak lagi tergantung pada fungsi timus ini

d. Zink memiliki peran dalam pembentukan dan perkembangan sel-sel termasuk sel yang bekerja dalam sistem daya tahan tubuh.

Berdasarkan hasil studi:
Pada manusia uji klinik 13,3 mg zink yang dihisap menunjukkan pemberian zink dapat mengurangi gejala flu.3

Studi pada anak-anak, pemberian zink mengurangi angka kejadian diare.4
Suplementasi zink pada anak-anak yang mengalami defisiensi zink, dapat mengurangi campak dan kematian akibat infeksi saluran pernafasan bawah.5

Batas maksimal penggunaan zink sebagai suplemen kesehatan adalah 30 mg/hari
dalam bentuk kombinasi vitamin/mineral/bahan lain dengan klaim yang disetujui

Klaim yang disetujui untuk digunakan sebagai suplemen kesehatan:
Memelihara kesehatan
Memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral
Zink dalam bentuk tunggal dikategorikan sebagai obat bebas terbatas untuk terapi anak yang sakit diare.

 


5. Mineral Selenium

Selenium (Se) adalah salah satu dari trace mineral atau mikronutrisi yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah sangat kecil, untuk terlibat dalam beberapa fungsi fisiologis tubuh dan umumnya dalam ikatan protein yang disebut selenoprotein.

Selenium merupakan bagian dari beberapa enzim yaitu unsur penting pada enzim glutation peroksidase yang berfungsi sebagai enzim antioksidan dalam tubuh. Hampir 46%, selenium disimpan pada otot rangka.

Mineral Selenium dapat tercukupi dari asupan makanan harian
yaitu sumber makanan antara lain:

Nasi, Susu, daging, jeroan

Kandungan Selenium dalam sumber makanan sangat tergantung kadarnya dalam tanah tempat padi dan pakan ternak tumbuh. Secara alami, dalam tanah terdapat anorganik selenite yang oleh tanaman diubah menjadi bentuk organik

Selenium adalah nutrisi penting bagi manusia yang berperan dalam:

Sistem Reprodksi

Sistem metabolisme hormon tiroid

Proses sintesa DNA

Sistem pertahanan tbh dari kersakan oksidatif dan infeksi

SistemKekurangan Se dapat menyebabkan peningkatan kerentanan terhadap infeksi virus dan bakteri.

Selenoprotein membantu mencegah oksidasi lipid, mengurangi peradangan dan mencegah penggumpalan trombosit.
Enzim yang mengandung Se bekerja bersama dengan vitamin E mencegah radikal bebas yang menimbulkan kerusakan oksidatif pada sel dan jaringan.

Batas maksimal penggunaan selenium sebagai suplemen kesehatan adalah 200 µg/hari.

Klaim yang disetujui untuk penggunaan sebagai suplemen kesehatan:
Suplementasi Se

Membantu memenuhi kebutuhan Se
Memelihara kesehatan kulit dan rambut

 

Pandemi COVID-19 yang terjadi di Indonesia telah memberikan dampak ke berbagai sektor kehidupan masyarakat. Maraknya informasi tidak jelas terkait produk suplemen Kesehatan yang beredar di masyarakat, menimbulkan keresahan bahkan mengganggu pasokan bahan-bahan, termasuk beberapa produk Suplemen Kesehatan, yang dibutuhkan selama pandemi ini. Diharapkan artikel ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menggunakan produk suplemen kesehatan secara bijak dan sesuai dengan kebutuhan.

 

DAFTAR PUSTAKA

[1]              Badan Pengawas Obat dan Makanan eds. (2020). Splemen Kesehatan ntk memelihara daya Tahan bh dalam enghadapi covid-19. ← BUKU SAKU Vitamin C

[2]              Badan Pengawas Obat dan Makanan eds. (2020). Splemen Kesehatan ntk memelihara daya Tahan bh dalam enghadapi covid-19. ← BUKU SAKU Vitamin D

[3]              Badan Pengawas Obat dan Makanan eds. (2020). Splemen Kesehatan ntk memelihara daya Tahan bh dalam enghadapi covid-19. ← BUKU SAKU Vitamin E

[4]              Badan Pengawas Obat dan Makanan eds. (2020). Splemen Kesehatan ntk memelihara daya Tahan bh dalam enghadapi covid-19. ← BUKU SAKU Zink

[5]              Badan Pengawas Obat dan Makanan eds. (2020). Splemen Kesehatan ntk memelihara daya Tahan bh dalam enghadapi covid-19. ← BUKU SAKU  Selenium

 

 

 

 

Posted by Posted on January 7, 2021