PERAN APOTEKER DALAM MANAJEMEN TERAPI PADA PASIEN DIABETES MELLITUS (DM) | Blog

24 February

PERAN APOTEKER DALAM MANAJEMEN TERAPI PADA PASIEN DIABETES MELLITUS (DM)

PERAN APOTEKER DALAM MANAJEMEN TERAPI PADA PASIEN DIABETES MELLITUS (DM)

 

Haryati

Instalasi Farmasi BBKPM Bandung

  

A.     DIABETES MELLITUS

Diabetes mellitus (DM) didefinisikan sebagai suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid dan protein sebagai akibat insufisiensi fungsi insulin dapat disebabkan oleh gangguan atau defisiensi produksi insulin oleh sel-sel beta Langerhans kelenjar pancreas atau disebabkan oleh kurang responsifnya sel-sel tubuh terhadap insulin (WHO, 1999). Walaupun Diabetes mellitus merupakan penyakit kronik yang tidak menyebabkan kematian secara langsung, tetapi dapat berakibat fatal bila pengelolaannya tidak tepat. Pengelolaan DM memerlukan penanganan secara multidisiplin yang mencakup terapi non obat dan terapi obat.

 

B.     PERAN APOTEKER DALAM PENGELOLAAN DM

    Penatalaksanaan diabetes yang berhasil membutuhkan kerjasama yang erat dan terpadu dari penderita dan keluarga dengan para tenaga kesehatan yang menanganinya, antara lain dokter, apoteker dan ahli gizi. Pentingnya peran apoteker dalam keberhasilan pengelolaan diabetes ini menjadi lebih bermakna karena penderita diabetes umumnya merupakan pelanggan tetap apotek, sehingga frekuensi pertemuan penderita diabetes dengan  apoteker di apotek mungkin lebih tinggi daripada pertemuannya dengan dokter. Peluang ini harus dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin oleh para apoteker dalam rangka memberikan pelayanan kefarmasian yang professional.

Peran apoteker dalam terapi insulin pada DM yaitu

1.      Edukasi Penggunaan Obat

·      Tepat waktu

·      Tepat dosis

·      Tepat obat

·      Waspada efek samping

·      Kepatuhan minum obat

 

2.      Efek Samping

·      Pasien diedukasi mengenai gejala hipoglikemi (misalnya:sakit kepala,pusing, drowsiness, mual, lapar, gemetar, tremor, lemah, banyak berkeringat dingin, ngantuk, denyut jantung meningkat)

·      Menjelaskan bagaimana cara mengatasi apabila terjadi hipoglikemi yaitu dengan memakan permen minum manis dan segera menghubungi dokter

 

3.      Edukasi Life style

·      Pengaturan pola makan

·      Olahraga teratur

·      Penghentian merokok

·      Menghindari Terjadinya luka

·      Kontrol secara teratur meliputi kadar gula, cek mata, syaraf, ginjal, jantung dan tekanan darah

 

4.      Edukasi Penggunaan Insulin

·      Waktu penyuntikan

Tabel 1. Ketepatan Waktu Penyuntikan Insulin

Obat

Mulai kerja

Waktu penyuntikan

Novomix

 

15 menit sebelum makan

Novorapid

Rapid

5-15 menit sebelum makan

Levemir

Long

Waktu yang sama

Lantus

Long

Waktu yang sama

Apidra

Rapid

5-15 menit sebelum makan

Humalog mix

 

15 menit sebelum makan

Humulin N

Medium

30 menit sebelum makan

 

·      Lokasi penyuntikan insulin:

1)     Ideal untuk insulin aksi pendek atau campuran pagi hari:

§  Perut dibawah pusar

2)     Ideal untuk insulin aksi menengah, aksi panjang atau campuran malam hari:

§  Lengan atas bagian luar

§  Glutea

§  Paha atas bagian luar & dalam


 

·      Untuk mengurangi rasa sakit pada penyuntikan insulin

1.      Saat menyuntik insulin harus pada suhu kamar

2.      Alat suntik tidak ada gelembung udara

3.      Sebelum menyuntik tunggu alkohol mongering

4.      Otot tidak dalam keadaan menegang

5.      Tusukan pada kulit dengan cepat

6.      Alat suntik jangan berubah arah, pada saat menyuntik dan mencabut

7.     Jangan gunakan jarum suntik yang tumpul

 

·      Masalah dalam penggunaan insulin

1.      Kadang macet

2.      Umumnya para pasien salah dalam menyimpan insulin yang sedang digunakan

3.      Solusinya yaitu dengan penggantian jarum

 

·      Penyimpanan insulin

1.      Insulin harus disimpan dalam lemari es suhu 2-8 0C

2.      Vial yang sudah dibuka bias bertahan 6 sampai 9 bulan

3.      Insulin yang disimpan dalam suhu kamar suhu 15-20 0C selama 1 bulan

4.      Bila insulin dalam keadaan dingin maka sebelum dipakai diputar-putar ditelapak tangan atau ditaruh dalam suhu rung terlebih dahulu

5.      Karena perbedaan suhu maka insulin jangan ditaruh di mobil atau bagasi pesawat

6.      Insulin beku atau menggumpal, berubah warna dari jernih jadi keruh maka itu pertanda insulin sudah rusak dan jangan digunakan

 

·      Penyimpanan insulin sebelum digunakan

1.      Penyimpanan insulin pada suhu suhu 2-8 0C ( insulin akan stabil sampai dengan masa kadaluarsa)

2.      Umur insulin yang belum digunakan sampai dengan masa kadaluarsa adalah 2,5 tahun selama penyimpanan benar

 

·      Penyimpanan insulin yang sudah digunakan

1.      Insulin produk yang sudah dipakai disimpan pada suhu kamar < 39 0C dan akan stabil sampai 6 minggu

2.      Hindari terpapar cahaya matahari langsung dan tempat yang panas karena insulin akan langsung rusak

 

DAFTAR PUSTAKA

[1]  Direktorat Bina Farmasi Komunitas dan Klinik. 2006. Pharmaceutical Care Untuk Penyakit Diabetes Mellitus. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

[2]   Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular. 2016. Panduan Pelaksanaan Hari Diabetes Sedunia. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 

Posted by Humas BBKPM Bandung Posted on February 24, 2021