TERAPI LATIHAN PADA OSTEOARTRITIS (OA) LUTUT | Blog

04 July

TERAPI LATIHAN PADA OSTEOARTRITIS (OA) LUTUT

TERAPI LATIHAN PADA OSTEOARTRITIS (OA) LUTUT

Dyah Widiningsih, S.Ft, Ftr

Instalasi Rehabilitasi Medik BBKPM Bandung


Osteoarthritis adalah peradangan kronis pada sendi akibat kerusakan pada tulang rawan yang merupakan suatu kondisi beragam yang mengarah kepada tanda dan gejala sendi. Penyakit ini ditandai oleh adanya pengikisan rawan sendi dan adanya pembentukan tulang baru yang tidak beraturan pada permukaan persendian.

Osteoarthritis adalah jenis arthritis (peradangan sendi) yang paling sering terjadi. Kondisi ini menyebabkan sendi-sendi terasa sakit, kaku, dan bengkak.

Penyakit ini bisa menyerang semua sendi, namun sendi di jari tangan, lutut, pinggul, dan tulang punggung, adalah sendi-sendi yang paling sering terkena. Gejala yang timbul saat mengalami osteoarthritis akan berkembang secara perlahan.

Osteoarthitis disebabkan oleh kerusakan pada tulang rawan dan sendi. Kerusakan ini berkembang seiring dengan berjalannya waktu. Kondisi ini dimulai saat tulang rawan yang merupakan bantalan pelindung tulang mengalami kerusakan.

Kerusakan ini kemudian menyebabkan terjadinya gesekan langsung antar tulang. Gesekan ini lama kelamaan akan merusak dan menyebabkan peradangan pada sendi. Pertambahan usia adalah salah satu faktor utama terjadinya kondisi ini

Osteoarthritis lutut adalah penyakit degeneratif pada sendi lutut karena adanya abrasi tulang rawan sendi dan pembentukan tulang baru pada permukaan persendian yang mampu menyebabkan kelemahan otot dan tendon sehingga membatasi gerak dan menyebabkan nyeri.

 

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya osteoarthritis, antara lain:

·         Berjenis kelamin wanita, terutama yang sudah menopause

·         Mengalami obesitas

·         Mengalami cedera pada sendi atau pernah menjalani operasi pada tulang dan sendi

·         Melakukan pekerjaan atau aktivitas fisik yang menyebabkan sendi tertekan secara terus-menerus

·         Memiliki riwayat osteoarthritis di keluarga

·         Menderita penyakit tertentu, seperti rheumatoid arthritis

·         Mengalami kelainan bawaan atau cacat pada tulang rawan atau sendi

Problematik gerak dan fungsi pada pasien dengan OA lutut ini antara lain adalah adanya nyeri pada kedua lutut pasien, adanya keterbatasan lingkup gerak sendi (LGS) kedua lutut, adanya penurunan kekuatan otot quadriceps (paha depan), serta keterbatasan pada aktifitas fungsional terutama beribadah (sholat) saat duduk diantara sujud kemudian berdiri. Pasien juga sering kesulitan untuk berdiri dari tempat duduk yang terlalu rendah.

Fisioterapi mempunyai peran yang sangat penting dalam pemulihan gerak dan fungsi tubuh. Beberapa tindakan fisioterapi dapat diterapkan untuk mengatasi problem yang muncul,salah satu diantaranya adalah dengan terapi latihan.

Terapi latihan adalah gerakan tubuh, postur, atau aktifitas fisik yang dilakukan secara sistematis dan terencana guna memberikan manfaat pada pasien untuk meningkatkan, mengembalikan atau menambah fungsi fisik, mencegah atau mengurangi faktor risiko terkait kesehatan serta mengoptimalkan kondisi kesehatan, kebugaran, dan rasa kesejahteraan secara keseluruhan. (Kisner,2017).

Terapi latihan dilakukan secara bertahap dengan tujuan meminimalkan cedera dengan memperkuat otot pendukung sendi. memulihkan kekuatan dan jangkauan gerak agar dapat dilakukan aktivitas seperti semula. Latihan yang berkelanjutan diperlukan untuk meningkatkan keseimbangan, kekuatan, fleksibilitas, ketahanan dan kemampuan propioseptor otot yang pada akhirnya dapat mencegah terjadinya cedera yang berulang.

Berikut adalah beberapa rekomendasi latihan yang dapat dilakukan pada pasien dengan Osteoartritis lutut. Latihan ini dapat dilakukan 2-3 kali per minggu,  setiap sesi terdiri dari  2 set dengan 12-15 kali pengulangan gerakan.


DAFTAR PUSTAKA

 

[1]             Didik Purnomo (2017)). Pengaruh Microwave Diathermy Dan Terapi Latihan Pada Osteoarthritis Genu. Jurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi (JFR) Vol. 1, No. 2, Tahun 2017.

[2]             Francis Jung  (29 Juli, 2018). 7 Key Exercise Recommendations for Hip & Knee Osteoarthritis. Columbia Physical Therapy inMotion.

[3]             dr. Merry Dame Cristy Pane (14 Februari 2020). Citing Internet sources URL ttps://www.alodokter.com/osteoarthritis. [ diakses pada tanggal 15 Juni 2019 pukul 13.30 ] 

 

Posted by Humas BBKPM Bandung Posted on July 4, 2021